Description
Berawal dari perdebatan para ilmuwan tentang hakikat ilmu pengetahuan, Al-Qur’an ditegaskan sebagai sumber epistemologi yang kebenarannya mutlak dan tak terbantahkan. Melalui penelusuran tematik terhadap fungsi dan sejumlah ayat, yang dianalisis dengan pendekatan tafsir filosofis, ditemukan bahwa Al-Qur’an secara intensif menyeru manusia untuk berpikir, merenung, melakukan riset, dan membaca. Di samping itu, Al-Qur’an juga mengisyaratkan bahwa seluruh cabang ilmu pengetahuan—baik agama maupun umum—pada hakikatnya bersumber dari Allah, sehingga tidak ada pemisahan di antara keduanya.
Lebih lanjut, sumber ilmu dalam pandangan Al-Qur’an tidak hanya terbatas pada penginderaan lahiriah, melainkan juga diperoleh dari hati yang suci melalui proses tafakur batiniah. Ilmu ini dikenal sebagai ilmu laduni, sebuah konsep yang menjadi pembeda mendasar antara epistemologi Al-Qur’an dan epistemologi yang dikembangkan oleh ilmuwan Barat. Buku ini hadir untuk mengulas secara singkat kedudukan Al-Qur’an sebagai landasan epistemologi tersebut.





Reviews
There are no reviews yet.